Film
ini bisa jadi film paling fantastis tahun ini. Bayangkan robot-robot
dalam film itu seakan benar-benar hidup. Dan boleh jadi animasi di film
ini adalah animasi terbaik dan tanpa cacat hingga saat ini. Saking
kerennya film ini, sampai-sampai saya rela menganga sepanjang film ini
diputar. Tak perduli berapa ludah yang menetes dan berapa nyamuk yang
bersarang. Saya juga tidak malu-malu untuk mengekspresikan diri saat
melihat adegan yang sensasional dengan berdiri, bertepuk tangan, dan
berteriak “bravo-bravo” sebagai mana dilakukan oleh anak-anak SD di
bangku deretan depan saya duduk.Namun dibalik keluarbiasaan itu saya langsung sadar begitu film sudah selesai dan menyantap bihun goreng di warung tidak jauh dari bioskop. Kesadaran saya ini berkaitan dengan alur cerita yang kadang sulit untuk dicerna. Dan Transformers kedua ini seperti kurang nyambung dengan Transformers pertama tahun 2007 lalu. Selain itu banyak juga hal-hal lainnya yang semakin menambah kalau sebenarnya film ini kurang sempurna dari sisi konsistensi ceritanya.
Berikut ini daftar keganjilan-keganjilannya :
1. Soal Devastator
Devastator
di Transformers 2 ini adalah sebuah Robot raksasa yang merupakan
gabungan dari para Constructicon. Constructicon sendiri terdiri dari
Scavenger, Scrapper, Hightower, Longhaul, Rampage, Overload and
Mixmaster. Tapi ingatkah kalau sebenarnya nama Devastator sudah dipakai
dalam Transformers 1 sebagai nama Decepticon yang bentuk peralihannya
adalah sebuah Tank. Sebenarnya kasus ini sudah sering diributkan
beberapa waktu yang lalu. Dan akhirnya oleh kang Michael Bay, nama itu
diralat. Dan si Decepticon berbentuk Tank tadi diberi nama Brawl. Dan
nama itu mulai berlaku sejak DVD dan game Transformers dirilis.2. Soal Barricade
Perhatikan
lagi film Transforems 1. Dari pihak Decepticon ada 3 robot yang
selamat. Starsream, Scorponoc, dan Barricade. Nah untuk Barricade….. hei
kemana dia? Dalam film pertama sepertinya Barricade terakhir muncul
saat kejar-kejaran di jalan tol. Waktu itu Sam menyadari kalau dia
sedang diikuti oleh Decepticon adalah karena dia kenal betul bentuk dari
Barricade ini. Dan setelah kejar-kejaran itu, barricade seolah
menghilang. Dalam pertempuran di kota sekalipun dia tidak muncul sama
sekali.Sebelum nama robot Transformers 2 di launching, saya sempat khusnudzon (berbaik sangka) kalau Barricade mungkin akan kembali di Transformer ke dua ini. Tapi…. Ho ho ho ho Barricade sama sekali tidak disebutkan. Dan bisa jadi dia adalah missing character di film Transformers yang tidak jelas jeluntrungannya.
3. Soal Blackout
Blackout
merupakan Decepticon berbentuk Helikopter Black Hawk. Di film pertama
dia berhasil dibunuh oleh Major Lennox dan kawan-kawan. Dan dibagian
ending film pertama, bangkai dari Blackout ini sudah dibuang bersama
dengan bangkai Megatron. Dan sekali lagi, aneh sungguh aneh….. Blackout
muncul lagi di Transformers 2. Padahal satu-satunya robot lama yag
dihidupkan kembali adalah Megatron.4. Soal Optimus VS Megatron?
Coba
lihat lagi film pertama dan lihat saat pertarungan terakhir antara
Optimus dan Megatron. Bandingkan mana yang lebih jago? Yup….. jawabannya
adalah Megatron. Bahkan untuk menghadapi Megatron Optimus butuh bantuan
dari pasukan mariner, sector 7, dan juga US Air Force dengan F-22
Raptornya.Namun di film kedua, saya melihat lagi sebuah keganjilan. Optimus pada film ini betul-betul amat sangat perkasa sekali. Bahkan di saat dia melindungi Sam dari kejaran Megatron, StarScream, dan BlackOut dia terpaksa harus menghadapi ketiga robot raksasa ini. Ternyata Optimus mampu mengimbangi kekuatan ketiga robot itu sekaligus. Bahkan kalau saja Megatron tidak berbuat licik, mungkin optimus saat iu tidak bakal mati dan mampu menghancurkan tiga petinggi Decepticon tersebut.
5. Optimus VS Fallen
Keanehan
lagi soal seberapa kuat sebenarnya Optimus juga terlihat saat
pertempuran terakhir di piramida Giza. Fallen dikatakan adalah salah
satu Transformers murni dan merupakan salah satu dari ketujuh PRIME.
Artinya dia seharusnya memiliki kekuatan yang gila-gilaan. Namun
ternyata Fallen di sini malah cemen. Bahkan terlalu mudah dikalahkan
oleh seorang Optimus (walau saat itu kekuatan Optimus bertambah karena
diupgrade dengan kekuatan JetFire).Sebenarnya inilah yang paling saya sayangkan. Saya sudah berharap Fallen adalah Transformers yang jahat sempurna, gila, sadis dan tidak mudah dikalahkan. Bahkan saya sempat berharap kalau Fallen adalah Joker-nya di film Transformers. Namun harapan saya terlalu tinggi. Fallen ternyata tidak sekuat yang dibayangkan.
6. Robot-robot yang percuma
Boleh dikatakan sebenranya banyak robot baru yang keren di Transformers. Di pihak Autobots ada SideWipes, Jolt, dan Arcee. Sedang di Decepticon ada SideWaves. Hanya saja robot-robot keren itu jadi tampak percuma dikarenakan pemunculan mereka yang tiba-tiba ada (tanpa proses seperti munculnya Optimus, IronHide, Ratchet, dan Jazz di Transformers 1) dan juga tidak ada pengenalan setelahnya. Walhasil robot-robot itu jadi seperti sia-sia muncul di film ini. Mirip dengan cara manggil Jelangkung, robot2 di transformers ini seperti Datang tak diundang, Pulang tak diantar. Tiba-tiba muncul dan tiba-tiba menghilang.
Sebagai
contoh di pertempuran terakhir, Twin Robots a.k.a SKID & MUDFLAP
yang tiba-tiba menghilang saat melawan Devastator. Padahal saat itu
mereka bertempur cukup seru dengan Devastator. dan entah bagaimana
ceritanya tiba-tiba Devastator sudah di piramida dan akhirnya mati oleh
meriam Sabolt raksasa milik angkatan laut. Saya khawatir nasib Twin
bakalan serupa dengan Barricade sebagai missing character.Kalau saya pribadi lebih suka karakter yang muncul tidak terlalu banyak tapi kita benar-benar mengenal mereka semua.
0 komentar:
Posting Komentar